MENGAPA HARUS ADA PENDERITAAN


jikaada

??? ….“jika” —ADA TUHAN— dan dia adalah PENYAYANG dan penuh KASIH, maka MENGAPA ADA PENDERITAAN di muka bumi ini? mengapa dia TIDAK MEMBAWA KITA KE SURGA-NYA saja? mengapa dia menciptakan MANUSIA hanya untuk MENDERITA…???

……. Allah MENGUJI hamba-Nya …. Untuk APA? …Al Mulk:2 ……

<< ujian/cobaan Allah bentuknya ” KEBURUKAN” dan “KEBAIKAN/kebajikan” … Al Anbiyaa:35 >>

bukan hanya KEJELEKAN/ kekurangan/ kemiskinan/ kesakitan/ penderitaan dst ….. saja …. “TETAPI” ….KEBAIKAN, .. kaya, banyak HARTA, SEHAT dst …. Al Anbiyaa:35

<<< ﴾ Al Anbiyaa:35 ﴿
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan meng-UJI kamu dengan keBURUKan dan keBAIKan sebagai COBAan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.

﴾ Al Maidah:48 ﴿
Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak meng-UJI kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-LOMBA-lah berbuat keBAJIKan/ kebaikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu,

<<<< pertanyaan yang lebih EXTREME lagi …. Mengapa ORANG “harus” MATI …. Mati itu “menyakitkan”? … mengapa Allah TIDAK membuat manusia KEKAL …. TIDAK mati … tidak MENDERITA …. Hidup selama-lamanya … sehingga bisa MENIKMATI HIDUP selamanya? … katanya Allah Maha PENGASIH dan PENYAYANG >>>> ﴾ Al Fatihah:1 ﴿ Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah {RAHMAN/ٱلرَّحْمٰنِ} lagi Maha Penyayang {rahim/ٱلرَّحِيمِ }. ﴾ Al Fatihah:3 ﴿ Maha Pemurah {ٱلرَّحْمٰنِ} lagi Maha Penyayang {ٱلرَّحِيمِ}. >>>>

>>> ﴾ Al Mulk:2 ﴿ Yang menjadikan MATI dan HIDUP, supaya Dia meng-UJI kamu, SIAPA di antara kamu yang —-LEBIH BAIK AMALNYA—. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun

………..……….…. RAHMAN dan RAHIM …………… ….
“—Ar-RAHMAN— artinya Yang memiliki rahmat, kasih sayang yang luas, karena wazan (bentuk kata) fa’lan dalam bahasa Arab menunjukkan makna luas dan penuh. Semisal dengan kata ‘Seorang lelaki ghadhbaan,’ artinya penuh kemarahan.
>> “Ar-Rahman artinya Yang Maha Pengasih terhadap seluruh makhluk, sedangkan Ar-Rahim artinya Yang Maha Pengasih terhadap kaum mukminin.” (Tafsir Ibnu Jarir Ath-Thabari, Tafsir Basmalah)

Sementara, —AR-RAHIIM— adalah nama Allah l yang memiliki makna kata kerja dari rahmat (yakni Yang merahmati, Yang mengasihi), karena wazan fa’iil ( ٌﻞِْﻴﻌَﻓ ) bermakna faa’il (2 ٌ( ﻞِﻋﺎَﻓ pelaksana, sehingga kata tersebut menunjukkan perbuatan (merahmati, mengasihi). Oleh karena itu, paduan antara nama Ar-Rahman dan Ar-Rahim bermakna rahmat Allah l itu luas dan kasih sayang-Nya akan sampai kepada makhluk-Nya.”
>> Ibnul Qayyim memandang bahwa Ar-Rahman menunjukkan sifat kasih sayang pada Dzat Allah l (yakni Allah l memiliki sifat kasih sayang), sedangkan Ar-Rahim menunjukkan bahwa sifat kasih sayang-Nya terkait dengan makhluk yang dikasihi-Nya.
…………………
—keBAIKan menurut manusia—- ….. bisa jadi = keBURUKan menurut Allah .. Al Jin:10
…………………………………………….
parameter BAIK dan BURUK adalah PETUNJUK Allah (Al qur’an) .. Al Jin:13
………………………………………………………………………..

﴾ Al Jin:10 ﴿Dan sesungguhnya kami tidak mengetahui apakah keburukan yang dikehendaki bagi orang yang di bumi ataukah Tuhan mereka menghendaki kebaikan bagi mereka.

﴾ Al Jin:11 ﴿
Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang saleh dan di antara kami ada (pula) yang tidak demikian halnya. Adalah kami menempuh jalan yang berbeda-beda.
﴾ Al Jin:12 ﴿
Dan sesungguhnya kami mengetahui bahwa kami sekali-kali tidak akan dapat melepaskan diri (dari kekuasaan) Allah di muka bumi dan sekali-kali tidak (pula) dapat melepaskan diri (daripada)Nya dengan lari.
﴾ Al Jin:13 ﴿
Dan sesungguhnya kami tatkala mendengar petunjuk (Al Quran), kami beriman kepadanya. Barangsiapa beriman kepada Tuhannya, maka ia tidak takut akan pengurangan pahala dan tidak (takut pula) akan penambahan dosa dan kesalahan.
﴾ Al Jin:14 ﴿
Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang taat dan ada (pula) orang-orang yang menyimpang dari kebenaran. Barangsiapa yang yang taat, maka mereka itu benar-benar telah memilih jalan yang lurus.
﴾ Al Jin:15 ﴿
Adapun orang-orang yang menyimpang dari kebenaran, maka mereka menjadi kayu api bagi neraka Jahannam.
﴾ Al Jin:16 ﴿
Dan bahwasanya: jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (agama Islam), benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rezeki yang banyak).
……………………
krn MISKIN …. bisa jadi = itu JALAN ke surga,
krn KAYA …… bisa jadi = itu JALAN ke NERAKA (efek buruk KAYA)
………………………………………….
“pintu KESENANGAN” (kebaikan) … membuat tergelincir ke NERAKA = banyak GAGALnya manusia bila diUJI “kebaikan/ kesenangan”

,,,,,,,,…………,,,,,,,, HARTA = FITNAH …………………………

﴾ Al An’am:44 ﴿
Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.
﴾ Al Baqarah:126 ﴿
Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdoa: “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini, negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rezeki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman diantara mereka kepada Allah dan hari kemudian. Allah berfirman: “Dan kepada orang yang kafirpun Aku beri kesenangan sementara, kemudian Aku paksa ia menjalani siksa neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali”.
﴾ Ali Imran:14 ﴿
Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).
﴾ Ali Imran:185 ﴿
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.
……………….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s