BATAS WAKTU


batas

segala makhluk, ada BATAS waktu …. PERISTIWA, dan WAKTUnya (ada awal dan ada AKHIRnya)
……………………………………
﴾ Al A’raf:34 ﴿
Tiap-tiap umat أُمَّةٍ mempunyai BATAS WAKTU; maka apabila TELAH DATANG waktunya mereka TIDAK dapat mengUNDURkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) meMAJUkannya.

>> BERDO’A …. ketika ada BAHAYA (kejelekan) yang MUNGKIN akan meNIMPA, …. setelah itu tak INGAT lagi …… BATAS AKHIR nya (Living in SIN) … Yunus:12

﴾ Yunus:12 ﴿
Dan apabila manusia DITIMPA BAHAYA dia berDOA kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat), SEOLAH-OLAH dia TIDAK PERNAH BERDOA kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya. Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu MEMANDANG BAIK apa yang selalu mereka kerjakan.

>>> APALAGI … bila Umat/manusia diberi REJEKI … yang BANYAK dan BERLIMPAH .>>> pasti AKAN melampaui BATAS …. cenderung berbuat DURHAKA dan BERLEBIHAN …. Al Fajr:20

… Harta, Mobil, wanita, RUMAH, …. manusia cenederung TAMAK dan mengikuti HAWA NAFSU nya (ditambah mengikuti AJAKAN setan) = “diLAPANGkan Rezeki-nya” oleh Allah … Asy Syuura:27

﴾ Al Fajr:20 ﴿
dan kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihan.

﴾ Asy Syuura:27 ﴿
Dan jikalau Allah MELAPANGKAN REZEKI kepada hamba-hamba-Nya tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi, tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendaki-Nya dengan ukuran. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui (keadaan) hamba-hamba-Nya lagi Maha Melihat.

﴾ Asy Syuura:30 ﴿
Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).
,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, ,,,,,,,,,,,,”””””””””””””””””””,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
>>> Back To the FUTURE …. back To the PAST ….. memang Me-MUNGKIN-kan, karena banyak manusia meminta kepada ALLAH ingin dikembalikan ke masa lalu …..

“…DAPATKAH KAMI DIKEMBALIKAN (ke dunia) sehingga kami dapat beramal yang lain dari yang pernah kami amalkan?”….. Al A’raf:53

(logic: ada ke masa depan (waktu berjalan MAJU atau ke DEPAN) ….. {lawannya/pasangannya} …. ada ke masa lalu ((waktu berjalan MUNDUR atau ke BELAKANG) …. <<< (segala sesuatu diciptakan Tuhan BERPASANGAN) …. Yaa Siin( 36) : 36

“Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa-apa yang mereka tidak ketahui.” [Yaa Siin 36:36]

﴾ Ibrahim:44 ﴿
Dan berikanlah peringatan kepada manusia terhadap hari (yang pada waktu itu) datang azab kepada mereka, maka berkatalah orang-orang yang zalim: “Ya Tuhan kami, BERI TANGGUHLAH KAMI (KEMBALIKANLAH KAMI KE DUNIA) WALAUPUN DALAM WAKTU YANG SEDIKIT, niscaya kami akan mematuhi seruan Engkau dan akan mengikuti rasul-rasul”. (Kepada mereka dikatakan): “Bukankah kamu telah bersumpah dahulu (di dunia) bahwa sekali-kali kamu tidak akan binasa?

﴾ Al An’am:27 ﴿
Dan jika kamu (Muhammad) melihat ketika mereka dihadapkan ke neraka, lalu mereka berkata: “Kiranya kami DIKEMBALIKAN (ke dunia) dan tidak mendustakan ayat-ayat Tuhan kami, serta menjadi orang-orang yang beriman”, (tentulah kamu melihat suatu peristiwa yang mengharukan).

﴾ Al An’am:28 ﴿
Tetapi (sebenarnya) telah nyata bagi mereka kejahatan yang mereka dahulu selalu menyembunyikannya. Sekiranya mereka DIKEMBALIKAN KE DUNIA, TENTULAH MEREKA KEMBALI KEPADA APA YANG MEREKA TELAH DILARANG MENGERJAKANNYA. Dan sesungguhnya mereka itu adalah pendusta belaka.

﴾ Al A’raf:53 ﴿
Tiadalah mereka menunggu-nunggu kecuali (terlaksananya kebenaran) Al Quran itu. Pada hari datangnya kebenaran pemberitaan Al Quran itu, berkatalah orang-orang yang melupakannya sebelum itu: “Sesungguhnya telah datang rasul-rasul Tuhan kami membawa yang hak, maka adakah bagi kami pemberi syafa’at yang akan memberi syafa’at bagi kami, atau DAPATKAH KAMI DIKEMBALIKAN (ke dunia) sehingga kami dapat beramal yang lain dari yang pernah kami amalkan?”. Sungguh mereka telah merugikan diri mereka sendiri dan telah lenyaplah dari mereka tuhan-tuhan yang mereka ada-adakan.
……………………..
>>> Peristiwa Yang TERJADI … (now) dan … Yang “AKAN” TERjadi (future) adalah = UJIAN

﴾ Az Zumar:49 ﴿
Maka apabila manusia ditimpa BAHAYA ia menyeru Kami, kemudian apabila Kami berikan kepadanya NIKMAT dari Kami ia berkata: “Sesungguhnya aku diberi nikmat itu hanyalah karena kepintaranku”. SEBENARNYA itu adalah “”””” UJIAN”””””, tetapi kebanyakan mereka itu tidak mengetahui.

(Explanation tale’s story )
Suatu hari sang istri ternyata hamil lalu melahirkan seorang anak
laki-laki. Semua tetangga mengatakan mereka adalah pasangan yang
beruntung. Anaknya laki-laki lagi. Kalau nanti sudah dewasa,
bukankah dia bisa bekerja keras dan merawat orang tuanya? Sungguh
beruntung mereka punya anak laki-laki.

Ternyata anak tersebut sangat senang kuda. Dia sangat ingin memiliki
seekor kuda. Tapi mereka miskin sehingga tidak bisa membeli hewan
tersebut. Semua orang mengatakan bahwa mereka benar-benar sial
karena miskin, sehingga tidak bisa membeli kuda. Kalau mereka kaya,
kan bisa beli kuda? Sial benar.

Suatu hari ayahnya diberi seekor anak kuda oleh pelanggannya yang
sering membeli kayu bakarnya. Jadilah anak itu punya seekor kuda.
Semua orang mengatakan mereka sangat beruntung. Ingin punya kuda, eh
ada yang memberi kuda. Beruntung sekali.

Anak itu pun belajar berkuda. Dia sering berkuda ke mana-mana. Suatu
hari, ketika sedang berkuda. ternyata kuda tersebut mengamuk,
sehingga anak itu terjatuh dan kakinya patah. Sejak kejadian itu dia
menjadi pincang apabila berjalan.

Semua orang menyesali mengapa dia berkuda. Kalau dulu tidak punya
kuda, kan dia tidak akan jatuh. Dan kakinya tidak akan pincang.
Sial. Mengapa punya kuda? Lebih baik tidak usah punya kuda. Sial
sekali.

Setelah anak tersebut menginjak dewasa, ternyata di negara tersebut
pecah perang dengan negara lain. Semua pemuda harus menjadi serdadu.
Anak pasangan suami-istri itu juga harus mendaftar. Orangtuanya
khawatir kalau anak satu-satunya ikut berperang. Semua tetangga
merasa kasihan dan menyesali mengapa dulu tidak lahir anak perempuan
saja. Kalau anak perempuan kan tidak harus berangkat berperang.
Aduh, sial benar, mengapa pasangan itu dulu melahirkan anak laki-
laki?

Ketika dilakukan pemeriksaan kesehatan ternyata anak itu yang kini
sudah tumbuh menjadi seorang pemuda, tidak diterima sebagai serdadu
karena kakinya cacat. Semua orang mengatakan, beruntung sekali dia
tidak harus berperang. Coba kalau dulu tidak jatuh dari kuda, dia
pasti harus ikut berperang. Untung dulu dia punya kuda. Untung dulu
dia jatuh dari kuda. Untung kakinya pincang. Sungguh beruntung dia.

<<< Dari cerita ini, sebenarnya untung dan sial itu apa sih? Kapan
seorang disebut beruntung dan kapan kurang beruntung? Ketika anak
laki-laki yang lahir, katanya beruntung, tapi ketika dia harus
berperang, orang-orang mengatakan mengapa dulu tidak lahir anak
perempuan saja?

<<<<Ketika dia mendapat kuda, katanya beruntung, tapi ketika dia pincang
karena jatuh dari kuda, katanya sial. Orang-orang menyesali mengapa
punya kuda. Lalu ketika dia tidak jadi berperang karena pincang,
kata orang dia beruntung karena dulu pernah jatuh dari kuda. Untung
dulu punya kuda. Untung dia pincang.

<<<,,,,,,,,,,,, Jadi, sebenarnya kapan seseorang sial dan kapan seseorang beruntung?
Apakah karena tidak sesuai dengan yang kita harapkan lalu kita katakan sial atau kita anggap musibah? Apakah ketika sesuai dengan keinginan kita, lalu musibah tersebut bisa berubah menjadi keberuntungan? ,,,,,,,,,>>>

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s