KECEPATAN CAHAYA MENURUT AL QUR’AN


CAHAYA

di AL QUR’AN … MALAIKAT dan Jibril… dengan “KECEPATAN DI ATAS kecepatan CAHAYA” {=50 kali kecepatan cahaya/c = 50 x 299792.5 km/det) …

>> yang TIDAK DIAKUI … fisika matematis ….
>>> sangat LOGIS, KENAPA Nabi Muhammad SAW yang mengalami Mi’raj dengan Buraq (berarti “kilat”) bisa melihat/ kasyaf MASA DEPAN … bahkan SURGA dan NERAKA

﴾ As Sajdah:5 ﴿Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu NAIK kepada-Nya dalam SATU HARI yang kadarnya adalah 1000 TAHUN menurut PERHITUNGANMU <<< …. sumber perhitungan kecepatan cahaya (c) = 299792.5 km/det

﴾ Al Ma’aarij:4 ﴿ Malaikat-malaikat dan Jibril NAIK (menghadap) kepada Tuhan dalam SEHARI yang kadarnya 50.000 tahun. <<<< …. sumber perhitungan kecepatan malaikat (JIBRIL) = 50 x c

﴾ Al Israa’:1 ﴿
Maha Suci Allah, yang telah MEMPERJALANKAN hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami PERLIHATKAN KEPADANYA sebagian dari TANDA-TANDA (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

“Dan sesungguhnya dia (Nabi Muhammad SAW) telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, di Sidratul Muntaha. Di dekat (Sidratul Muntaha) ada syurga tempat tinggal. (Dia melihat Jibril) ketika Sidratul Muntaha diliputi oleh suatu selubung. Penglihatannya tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya. Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar.” (QS. An-Najm:13-18)

Rasulullah SAW melihat secara langsung.
Allah ingin memperlihatkan sebagian tanda-tanda kebesaran-Nya kepada Rasulullah SAW. Pada Al Qur’an surat An Najm ayat 13 diatas, terdapat kata “Yaro” dalam bahasa Arab yang artinya “menyaksikan langsung”. Berbeda dengan kata “Syahida”, yang berarti menyaksikan tapi tidak musti secara langsung. Allah memperlihatkan sebagian tanda-tanda kebesaran-Nya itu secara langsung.

>>> Ketika sesuatu itu beregerak dengan kecepatan mendekati atau sama denga atau lebih dari kecepatan cahaya maka sesuatu itu akan dapat bergerak ke MASA DEPAN dan ke MASA LALU. ref http://zulkiflinaesaku.blogspot.com/2014/04/kejanggalan-teori-relativitas-einstein.html

>>> Pada peristiwa mi’raj nabi melakukan perjalanan dengan kecepatan melebihi kecepatan cahaya.

sumber https://darwinarya.wordpress.com/2010/08/14/kecepatan-terbang-malaikat-dan-jibril/
sumber landasan perhitungan: http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=waktu+adalah+kumpulan+peristiwa+interval+waktu+%28dan+jarak%29+antara+dua+peristiwa+bergantung+pada+pengamat+sebagai+kerangka+acuan&source=web&cd=4&cad=rja&ved=0CDMQFjAD&url=http%3A%2F%2Foc.its.ac.id%2Fambilfile.php%3Fidp%3D200&ei=Jf9DULvBGI2urAfatIHgDA&usg=AFQjCNGU6BaBRUMVu2uhTVtK7QnQDiJJYQ

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s