BENARKAH ADA KEKHUSUSAN BERPUASA PADA BULAN RAJAB???


berikut penjelasanya

—————————————————–
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين.وبعد:
Tulisan ini terdorong oleh banyaknya pertanyaan dan broadcast di media sosial yang menganjurkan agar besok melakukan puasa Rajab dengan iming-iming pahala yang tidak tanggung-tanggun seperti bc ini” Puasa rajab( 20 april nanti). 1 hari seperti puasa setahun..7 hari ditutup pintu2 neraka jahannam. 8 hari dibuka pintu 8 surga. 10 hari dikabulkan sgala permintaannya. Dan barang siapa yg mengingatkan ttg ini seakan-akan beribadah 80 tahun Subhanallah)”.
Saya yakin para pembaca sudah menerima atau membaca bc seperti itu dan tentu berniat untuk melakukan puasa Rajab besok.Tapi tunggu dulu ya mari kita bahas apakah benar puasa Rajab di syari’atkan atau tidak?
Sebagaimana kita ketahui bulan Rajab adalah termasuk bulan haram yang empat yaitu:Zulqoidah,Zulhijjah,Muharram,dan Rajab.Allah SWT berfirman:
إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ ۚ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ ۚ
“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu”.
(At-Tawbah: 36)
Kenapa bulan-bulan yang empat ini dinamakan bulan haram?Ada dua sebab kenapa di namakan bulan-bulan haram:1.Di haramkannya berperang dalam bulan-bulan ini kecuali musuh lebih dulu menyerang.2.Melakukan perbuatan-perbuatan yang diharamkan di bulan-bulan ini jauh lebih keras larangannya dari pada melakukannya di bulan-bulan yang lain.
Kalau kita melihat redaksi terakhir dari firman Allah diatas yaitu:” maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu”.Redaksi terakhir ayat ini sebagai larangan keras untuk melakukan hal-hal yang dilarang oleh Allah SWT pada bulan-bulan yang empat tersebut diatas.Adapun mengenai berpuasa didalamnya,khususnya pada bulan Rajab sama sekali tidak memiliki dalil sahih yang patut di jadikan hujjah untuk berpuasa didalamnya.Mari kita perhatikan pendapat beberapa ulama kita rahimahullah seperti:
1.Ibu Taimiyah dalam majmu’Fatawa(25/290)berkata”Adapun mengkhususkan berpuasa pada bulan Rajab semua hadist-hadistnya lemah bahkan palsu jadi para ulama tidak mengambilnya”.
2.Ibnu Qoyyim berkata”Semua hadist yang mengkhususkan tentang berpuasa atau shalat pada bulan Rajab semuanya palsu”.(Almanar AlMunif hal:96).
3.Alhafizd Ibnu Rajab Alhambali berkata”Tidak satupun hadist tentang kekhususan puasa atau shalat pada bulan Rajab yang sahih yang patut dijadikan hujjah”.(Tabyiin Al’ujab hal:11).
4.Syeikh Sayyid Saabiq berkata”Berpuasa pada bulan Rajab tidak memiliki kelebihan dari berpuasa pada bulan-bulan lainnya…”.(Fiqhus sunnah:1/383).
Saya cukupkan perkataan-perkataan para ulama kita mengenai kerancuan-kerancuan berpuasa pada bulan Rajab yang hampir tiap tahun masih saja kita dengar dan baca sehingga dengan penjelasan mereka rahimahumullah kita bisa beribadah dengan benar dan yakin.Saya tambahkan sedikit mengenai diantara ciri-ciri hadist itu palsu adalah:1.Amal yang sedikit dibalas dengan berlipat-lipat.(Lihat bc nya diatas).
2.Hadist nya panjang.
Mudah-mudahan dengan penjelasan singkat ini bisa menyadarkan kita dan bisa membuat kita selalu bertanya pada ahlinya sebelum berbuat.Terima kasih sudah membaca.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s