✿✿ Kasih Ibu Sepanjang Masa ✿✿


wanita

“Jika dihadapkan padanya antara hidup dan kematian, pastilah ia akan memilih mati agar kita tetap hidup”
Junjungan kita, Nabi Muhammad SAW sudah mengingatkan kita berkali-kali untuk memuliakan ibu kita.
Suatu ketika ada salah seorang sahabat bertanya pada beliau SAW, ” Wahai Rasulullah, Siapakah orang yang paling berhak untuk kupergauli dengan baik”
Jawab beliau: “Ibumu”, Kemudian sahabat itu kembali bertanya: Lalu siapa lagi?” Beliau menjawab: “Ibumu”
“Kemudian siapa?” Tanyanya lagi, Rasulullah menjawab “Ibumu”
Sahabat tersebut bertanya lagi: “Kemudian siapa lagi,” Nabi menjawab: “Kemudian ayahmu.” (HR. Bukhori)
………………………………………..
Dalam Kitabnya “Al Kabaair” Imam Ad Dzahabi berkata:
Ibumu telah mengandungmu di dalam perutnya selama sembilan bulan, seolah-olah sembilan tahun.
Dia bersusah payah ketika melahirkanmu yang hampir saja menghilangkan nyawanya.
Dia telah menyusuimu dari putingnya, dan ia hilangkan rasa kantuknya karena menjagamu.
Dia cuci kotoranmu dengan tangan kirinya, dia lebih utamakan dirimu dari pada dirinya serta makanannya.
Dia jadikan pangkuannya sebagai ayunan bagimu.
Dia telah memberikanmu semua kebaikan dan apabila kamu sakit atau mengeluh tampak darinya kesusahan yang luar biasa dan panjang sekali kesedihannya dan dia keluarkan harta untuk membayar dokter yang mengobatimu.
Seandainya dipilih antara hidupmu dan kematiannya, maka dia akan meminta supaya kamu hidup dengan suaranya yang paling keras.
Betapa banyak kebaikan ibu, sedangkan engkau balas dengan akhlak yang tidak baik.
Dia selalu mendo’akanmu dengan taufik, baik secara sembunyi maupun terang-terangan.
Tatkala ibumu membutuhkanmu di saat dia sudah tua renta, engkau jadikan dia sebagai barang yang tidak berharga di sisimu.
Engkau kenyang dalam keadaan dia lapar.
Engkau puas minum dalam keadaan dia kehausan.
Engkau mendahulukan berbuat baik kepada istri dan anakmu dari pada ibumu.
Engkau lupakan semua kebaikan yang pernah dia perbuat.
Berat rasanya atasmu memeliharanya padahal itu adalah urusan yang mudah.
Engkau kira ibumu ada di sisimu umurnya panjang padahal umurnya pendek.
Engkau tinggalkan padahal dia tidak punya penolong selainmu.
Padahal Allah telah melarangmu berkata ‘ah’ dan Allah telah mencelamu dengan celaan yang lembut.
Engkau akan disiksa di dunia dengan durhakanya anak-anakmu kepadamu.
……………………………………….
Wahai para sahabat.. Muliakanlah Ibumu, Jangan sekali kali menyakitinya.. Bahagiakanlah Ibumu selagi masih hidup.. Niscaya hidupmu akan sukses dan bahagia dunia akhirat, Amiin Ya Robbal Alamiin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s