WAKTU ADALAH SUATU YANG TERLALU BERHARGA


11146495_468308143328353_7253678850069925557_n

Seandainya Masa Mudaku Kembali….!!
(Sya’ir lantunan Abul ‘Ataahiyah)
ﺑَﻜَﻴْﺖُ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﺸَّﺒَﺎﺏِ ﺑِﺪَﻣْﻊِ ﻋَﻴْﻨِﻲ … ﻓَﻠَﻢْ ﻳُﻐْﻦِ ﺍﻟﺒُﻜَﺎﺀُ ﻭَﻻَ ﺍﻟﻨَّﺤِﻴْﺐُ
Kutangisi masa mudaku dengan aliran air mataku….
Akan tetapi tangisan dan ratapanku tiada guna…
ﻓَﻴﺎ ﺃﺳَﻔﺎً ﺃﺳِﻔْﺖُ ﻋَﻠﻰَ ﺷَﺒَﺎﺏٍ … ﻧَﻌَﺎﻩُ ﺍﻟﺸَّﻴْﺐُ ﻭﺍﻟﺮّﺃﺱُ ﺍﻟﺨَﻀِﻴْﺐُ
Sungguh aku bersedih dan menyesal atas masa mudaku….
Masa tua dan rambutku yang disemir (karena ubanan) telah
berduka cita atas masa mudaku….
ﻋَﺮَﻳْﺖُ ﻣﻦَ ﺍﻟﺸّﺒﺎﺏِ ﻭَﻛُﻨْﺖُ ﻏَﻀًّﺎ …. ﻛﻤَﺎ ﻳَﻌْﺮَﻯ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻮَﺭَﻕِ ﺍﻟﻘَﻀِﻴْﺐُ
Masa mudaku telah hilang…, padahal dahulu aku segar bugar…
Sebagaimana batang pohon yang kering dengan gugurnya
dedaunan….
ﻓﻴَﺎ ﻟَﻴﺖَ ﺍﻟﺸّﺒﺎﺏَ ﻳَﻌُﻮﺩُ ﻳَﻮْﻣﺎً …. ﻓﺄُﺧﺒﺮَﻩُ ﺑﻤَﺎ ﻓَﻌَﻞَ ﺍﻟﻤَﺸﻴﺐُ
Aduhai seandainya suatu hari masa mudaku bisa kembali….
Akan kukabarkan kepadanya tentang apa yang menimpa masa
tuanya…
Masa muda adalah masa keemasan, maka aktivitas dan
produktivitas…
Jika seseorang mengisinya dengan kebaikan maka masa tuanya
akan penuh dengan kebahagiaan dan kebanggaan…
Akan tetapi jika masa mudanya dihamburkan dalam
kemaksiatan dan sia-sia, maka yang ada hanyalah penyesalan
di masa tua tiada guna.
Ya Allah jadikanlah hamba-hambamuMu ini menjadi hamba
yang dipuji oleh NabiMu shallallahu ‘alaihi wasallam (Pada hari
kiamat tatkala mata hari didekatkan oleh Allah sehingga
berjarak satu mil, sehingga manusia bercucuran keringat mereka.
Pada hari tersebut tiada naungan kecuali naungan Allah, dan
ada 7 golongan yang akan dinaungi oleh naungan Allah,
diantaranya,
ﻭﺷَﺎﺏٌّ ﻧَﺸَﺄَ ﻓِﻲ ﻋِﺒَﺎﺩَﺓِ ﺍﻟﻠﻪِ
” Pemuda yang tumbuh dalam beribadah kepada Allah” (HR
Muslim)
Pemuda yang menyibukkan diri dalam ibadah merupakan
pemuda yang hebat, karena masa muda adalah masa-masa
bersenang-senang dan dipuncak-puncaknya ingin kebebasan
dan menuruti hawa nafsu.
Al-Munawi rahimahullah berkata :
ﺧَﺼَّﻪُ ﻟِﻜَﻮْﻧِﻪِ ﻣَﻈِﻨَّﺔُ ﻏَﻠَﺒَﺔِ ﺍﻟﺸَّﻬْﻮَﺓِ ﻭَﻗُﻮَّﺓِ ﺍﻟﺒَّﺎﻋِﺚِ ﻋَﻠَﻰ ﻣُﺘَﺎﺑَﻌَﺔِ ﺍﻟْﻬَﻮَﻯ ﻭَﻣُﻼَﺯَﻣَﺔُ ﺍﻟْﻌِﺒَﺎﺩَﺓِ ﻣَﻊَ ﺫَﻟِﻚَ ﺃَﺷَﻖُّ ﻭَﺃَﺩَﻝُّ
ﻋَﻠَﻰ ﻏَﻠَﺒَﺔِ ﺍﻟﺘَّﻘْﻮَﻯ
” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengkhususkan
penyebutan “masa muda” karena masa muda adalah masa
biasanya terkuasai oleh syahwat dan kuatnya dorongan untuk
mengikuti hawa nafsu. Dan melazimi dibadah dalam kondisi
demikian lebih berat dan lebih menunjukkan atas dominasi
ketakwaan” (Faidul Qodiir 4/88)
Bahkan Ibnu Rojab rahimahullah mengibaratkan masa muda
seperti masa kegilaan, karena begitu beratnya ujian di masa
tersebut. Beliau berkata :
ﻓَﺈِﻥَّ ﺍﻟﺸَّﺒَﺎﺏَ ﺷُﻌْﺒَﺔٌ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺠُﻨُﻮْﻥِ، ﻭَﻫُﻮَ ﺩَﺍﻉٍ ﻟِﻠﻨَّﻔْﺲِ ﺇِﻟَﻰ ﺍﺳْﺘِﻴْﻔَﺎﺀِ ﺍﻟْﻐَﺮﺽِ ﻣِﻦْ ﺷَﻬﻮَﺍﺕِ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻭَﻟَﺬَّﺍﺗِﻬَﺎ
ﺍﻟْﻤَﺤْﻈُﻮْﺭَﺓِ، ﻓَﻤَﻦْ ﺳَﻠِﻢَ ﻣِﻨْﻪُ ﻓَﻘَﺪْ ﺳَﻠِﻢَ
” Sesungguhnya masa muda adalah cabang dari kegilaan, karena
masa muda menyeru jiwa untuk memuaskan kehendaknya
berupa syahwat dunia keledzatannya yang terlarang. Maka
barangsiapa yang selamat dari masa mudanya maka sungguh ia
telah selamat” (Fathul Baari 6/46-47)
Pemuda yang menyibukkan diri dengan ibadah ditengah luasnya
lautan syahwat dan gemerlapnya dunia, ia adalah pemuda yang
yakin bahwa Allah akan meminta pertanggung jawabannya
tentang masa mudanya.
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda :
ﻻَ ﺗَﺰُﻭْﻝُ ﻗَﺪَﻣﺎ ﺍﺑْﻦِ ﺁﺩَﻡَ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ ﺣَﺘَّﻰ ﻳُﺴْﺄَﻝَ ﻋَﻦ ﺃﺭﺑﻊ
” Tidak akan bergerser kedua kaki anak Adam pada hari kiamat
hingga ia ditanya tentang 4 perkara…”
Diantaranya kata Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam,
ﻭَﻋَﻦْ ﺷَﺒَﺎﺑِﻪِ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺃَﺑْﻼَﻩُ
” Tentang masa mudanya, kemanakah ia habiskan?”
Wahai para pemuda, kita semua akan diberhentikan oleh Allah
untuk disidang, dan kedua kaki kita tidak akan bergeser kecuali
setelah kita menjawab pertanyaan “Kemana kau habiskan masa
mudamu”.
Maka silahkanlah anda berbuat semaunya…silahkanlah anda
memuaskan syahwat anda…silahkanlah anda berhubungan
dengan wanita dan gadis yang tidak halal bagi anda sesukanya…
silahkan anda membiarkan mata anda melihat hal-hal yang
haram….silahkanlah jari-jari anda merangkai kata-kata manis
untuk dipersembahkan kepada kekasih yang haram….
Jika anda mampu menjawab pertanyaan di atas, maka
silahkanlah berbuat sesuka hati….
Kota Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam-, 13-07-1436 H /
02-05-2015 M
Abu Abdil Muhsin Firanda
http://www.firanda.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s