Manhaj , Golongan Selamat Menurut Rasulullah saw


11049567_1139974729361443_8138492638053507955_n

ISLAM KAFFAH {“manhaj SELAMAT dunia akhirat”} = berPEGANG pada SUNNAH NABI SAW dan SAHABAT NABI {Khalifah Rasyidin … sesudah Nabi}
>>> …………………………………………………………………….<<<

“Pegang teguhlah SUNNAH-ku {=contoh dari NABI SAW} dan sunnah KHALIFAH-Khalifah Rasyidin sesudah aku, pegang teguhlah dengan gerahammu”. (Hadits riwayat Imam Abu Daud dan Tirmidzi. Lihat Sunan Abu Daud Juzu’ II hal. 201)

<<<<…………………………………………………………………………..>>>>

“Bahwasanya Bani Israil telah berfirqah-firqah sebanyak 72 millah (firqah) dan akan berFIRQAH umatku sebanyak 73 firqah, SEMUA-nya masuk NERAKA “kecuali” SATU.
Sahabat-sahabat yang mendengar ucapan ini bertanya, “SIAPAkah yang satu itu ya Rasulullah?”
Nabi menjawab, “Yang satu itu ialah orang yang berpegang (beri i’tiqad) sebagai PEGANGAN-KU (i’tiqadku) dan pegangan sahabat-SAHABAT-KU”. (Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, lihat Shahih Tirmidzi juz X)

<<<< …………………………………………………. >>>>

Dari Mu’adz bin Jabal, bahwasanya Rasulullah SAW ketika mengutusnya ke Yaman bertanya kepada Muadz: “Bagaimana caranya engkau memutuskan perkara yang dibawa ke hadapanmu?”
“Saya akan memutuskannya menurut yang tersebut dalam Kitabullah”; kata Muadz.
Nabi bertanya lagi: “Kalau engkau tidak menemukannya dalam Kitabullah, bagaimana?”
Jawab Muadz: “Saya akan memutuskannya menurut Sunnah Rasul”.
Nabi bertanya lagi: “Kalau engkau tak menemui itu dalam sunnah Rasul, bagaimana?”
Muadz menjawab: “Ketika itu saya akan ber-ijtihad, tanpa bimbang sedikitpun”.
Mendengar jawaban itu Nabi Muhammad SAW meletakkan tangannya ke dadanya dan berkata:
“Semua puji bagi Allah yang telah memberi taufiq utusan Rasulullah sehingga menyenangkan hati RasulNya.”
(Hadits Riwayat Imam Tirmidzi dan Abu Daud – Sahih Tirmidzi juz II, hal. 68 – 69, dan Sunnah Abu Daud, juz III – halaman 303).

<<< ……………………………………………………………………….. >>>>

Nabi SAW pernah bersabda: “Barangsiapa mengadakan sunnah yang bagus dalam Islam, maka diamalkan oleh orang kemudian, diberikan pahala sebagai pahala orang mengerjakan kemudian, dan tidak akan dikurangkan sedikitpun. Dan barangsiapa mengerjakan sunnah yang jelek diamalkan oleh orang, maka akan mendapat dosa seperti dosa orang yang mengerjakan kemudian, dan tidak dikurangkan sedikitpun
(HR. Muslim, syarah Muslim XIV – hal. 226)

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>><<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<
beberapa faktor yang telah mendorong kemajuan SAINS di dunia Islam saat itu {—masa setelah KENABIAN dan keKHALIFAHan—} yakni;

<<< ………………………………………………………………………………>>>

1). Kesungguhan dalam mengimani dan mempraktikkan ajaran Islam sehingga
lahirlah individu-individu unggul.
2). Motivasi agama.
3). Faktor sosial politik.
4). Faktor ekonomi.
5). Faktor dukungan dan perlindungan penguasa saat itu.

……………………………………………………………………………….
Sebab-sebab keMUNDURan umat Islam dalam SAINS dan PEMAHAMAN ajaran ISLAM {sehingga Islam terpecah 73 golongan}
…………………………………………………………………………….
a. Adanya dikotomi di kalangan ulama Islam yang mungkin tidak begitu memahami atau salah faham terhadap buah fikiran Imam Al Ghazali, sehingga mereka memisahkan ilmu-ilmu agama dari sains dan teknologi.

b. Tidak mempunyai komitmen terhadap sains, baik sains terapan maupun sains murni dan PEMAHAMAN AGAMA yg SEMPIT {hanya TAKLID}

c. Tidak memiliki hasrat yang kuat untuk mengusahakan tercapainya kemandirian sains dan teknologi (self reliance).

d. Tidak membangunkan kerangka institutional dan legal {dari PEMERINTAH} yang cukup untuk mendukung perkembangan sains.

e. Menerapkan cara yang tidak tepat dalam menjalankan manajemen kegiatan di bidang sains dan teknologi {hanya sbg KONSUMEN hasil produksi sains dan barang produksi}

f. Embargo sains dan teknologi yang dibuat oleh negara-negara maju terhadap negara-negara berkembang, lebih-lebih lagi terhadap negara yang mayoritas umat Islam.

g. Jumlah pakar sains, penerbitan, lembaga pendidikan tinggi/riset di negara-negara Islam jauh lebih kecil dari pada yang ada di negara-negara bukan Islam.

……………………………………………………………….
usaha menuju kebangkitan sains, teknologi, dan ISLAM KAFFAH {—–Integrasi sains dan Islam—-}
………………………………………………………………………
<<< Reorientasi Motivasi >>>

*} JANGAN …. mencari ilmu karena motivasi dunia, …mencari martabat, ….kesenangan dunia, dan …..kebanggaan primordialisme dengan ilmu, …<<< dengan NIAT IKHLAS mencari RIDHO Allah

*} menCARI dan MENGEMBANGKAN sains – teknologi serta PEMAHAMAN ISLAM KAFFAH {—Integrasi sains dan Islam—-} …… karena memenuhi TUNTUTAN dan TUNTUNAN Allah SWT dalam upaya meng-ABDI-kan diri dan mencari keridhaan Allah

*} Dukungan Pemerintah masyarakat …. yang SATU TUJUAN …. DAULAH yg mengikuti contoh/TELADAN /SUNNAH RASUL dan SAHABAT Nabi

sumber berbagai sumber .. ref utama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s