SYURGA SELAMANYA


SURGApertanyaan dari Rab/ Tuhan/ Allah SWT= ” …. Apakah “kamu” MENGIRA bahwa kamu akan masuk surga ??? ….”

﴾ Al Baqarah:214 ﴿
Apakah kamu MENGIRA bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.

﴾ Ali Imran:142 ﴿
Apakah kamu MENGIRA bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar.
>>>>>>>>>>>>>>

Allah … “MENGAMPUNI …. Dan …. MENYIKSA (kepada siapa yang diKEHENDAKI-Nya) … dari 1000 orang = 999 ke neraka dan 1 ke surga
… umat ini (umat Nabi Muhammad/ orang Islam) terbagi menjadi 73 golongan = yg masuk neraka 72 golongan, 1 golongan masuk surga…<< menyebabkan banyak sekali manusia ke neraka … apalagi ditambah kafir/ musyrik/ fasik/ munafik ….

﴾ Ali Imran:129 ﴿ Kepunyaan Allah apa yang ada di langit dan yang ada di bumi. Dia memberi AMPUN kepada siapa yang Dia kehendaki; Dia MENYIKSA siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Sedangkan Rasuulullaah shallallaahu ‘alayhi wa sallam bersabda:
لَنْ يَدْخُلَ الْجَنَّةَ أَحَدٌ بِعَمَلِهِ قِيْلَ وَلاَ أَنْتَ يَا
رَسُوْلَ اللهِ؟ قَالَ وَلاَ أَنَا إِلاَّ أَنْ يَتَغَمَّدَنِيَ اللهُ
بِرَحْمَتِهِ
Tidaklah seseorang masuk surga dengan amalnya. Ditanyakan, “Sekalipun engkau wahai Rasulullah?” Beliau bersabda, “Sekalipun saya, hanya saja Alloh telah memberikan rahmat kepadaku.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Allah berfirman: “Wahai Adam!” maka ia menjawab: “Labbaik wa sa’daik” kemudian Allah berfirman: “Keluarkanlah dari keturunanmu ahli neraka!” maka Adam bertanya: “Ya Rabb, apakah ahli neraka itu?” Allah berfirman: “Dari setiap 1000 orang, 999 di neraka dan hanya 1 orang yang masuk surga.” Maka ketika itu para sahabat yang mendengar bergemuruh membicarakan hal tersebut. Mereka bertanya: “Wahai Rasulullah, siapakah di antara kami yang menjadi satu orang tersebut?” Maka beliau bersabda: “Bergembiralah, karena kalian berada di d…alam dua umat, tidaklah umat tersebut berbaur dengan umat yang lain melainkan akan memperbanyaknya, yaitu Ya’juj dan Ma’juj. Pada lafaz yang lain: “Dan tidaklah posisi kalian di antara manusia melainkan seperti rambut putih di kulit sapi yang hitam, atau seperti rambut hitam di kulit sapi yang putih.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ibnu Hibban dan Asy-Syathibi dalam Al-I’tisham 2:189 menshahihkan hadits ini. Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani menshahihkan hadits ini dalam kitab Silsilah Ash-Shahiihah no. 203 dan Shahih Sunan At-Tirmidzi no. 2128.

عَنْ أَبِيْ عَامِرٍ الْهُوزَنِيْ عَنْ مُعَاوِيَّةَ بْنِ أَبِيْ سُفْيَانَ أَنَّهُ قَامَ فِيْنَا فَقَالَ أًلا إِنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَامَ فِيْنَا فَقَالَ : أَلا إِنَّ مِنْ قَبْلِكُمْ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ افْتَرَقُوْا عَلٰى ثِنْتَيْنِ وَسَبْعِيْنَ مِلَّةً، وَإِنْ هَذِهِ الْمِلَّةَ سَتَفْتَرِقُ عَلٰى ثَلاثٍِ وَسَبْعِيْنَ اثْنَتَانِ وَسَبْعِوْنَ فِي النَّارِ وَوَاحِدَةٌ فِي الْجَنَّةِ وَهِيَ الْجَمَاعَةُ

Artinya : Dari Abu ‘Aamir Al-Huzaniy, dari Mu’awiyyah bin Abi Sufyan bahwasannya ia (Mu’awiyyah) pernah berdiri di hadapan kami, lalu ia berkata : Ketahuilah, sesungguhnya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam pernah bediri di hadapan kami, kemudian beliau bersabda : “Ketahuilah, sesungguhnya orang-orang sebelum kamu dari ahli kitab (Yahudi dan Nashrani) terpecah menjadi 72 (tujuh puluh dua) golongan, dan sesungguhnya umat ini akan terpecah menjadi 73 (tujuh puluh tiga) golongan. (Adapun) yang tujuh puluh dua akan masuk neraka dan satu golongan akan masuk surga, yaitu ”Al-Jama’ah”.
<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<

KITA tidak TAHU … amalan kita : BERAT timbangan ke SURGA atau NERAKA .

<<<< berat TIMBANGAN (LEBIH banyak amal baiknya) >>>>>
﴾Al A’raf:8﴿
Timbangan pada hari itu ialah kebenaran (keadilan), maka barangsiapa berat timbangan kebaikannya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.
﴾Al Mu’minun:102﴿
Barangsiapa yang berat timbangan (kebaikan)nya, maka mereka itulah orang-orang yang dapat keberuntungan.

<<< RINGAN timbangannya (lebih SeDIKIT amal kebaikannya dari DOSAnya) >>>>
﴾Al A’raf:9﴿
Dan siapa yang ringan timbangan kebaikannya, maka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, disebabkan mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami.
﴾Al Mu’minun:103﴿
Dan barangsiapa yang ringan timbangannya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, mereka kekal di dalam neraka Jahannam.

<<<<<<<<<<<>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Mengapa Allah memberitahukan event/ peristiwa yang “AKAN TERJADI” ???

…………surga- neraka ……… gembira-siksaan ………zalim-beriman……

> Agar manusia menempuh “JALAN LURUS” …. TIDAK menempuh “JALAN BENGKOK”.
> Agar HAPPY Ending (Surga) …. Tidak SAD Endding (Neraka) {“future event AKHIRAT}
> Agar MELIHAT (“jalan dan pintu SURGA”) …. Tidak BUTA (sehingga “terjun ke NERAKA”)
> Agar Paham perbedaan {Furqon} UJIAN Allah ….. dan … SIKSAAN Allah …. Di dunia dan Akhirat
> Agar memilih “API”-nya DAJJAL …. Tidak memilih “AIR” segarnya DAJJAL
> Agar memilih NERAKA-nya Dajjal …. Tidak memilih SURGA-nya DAJJAL (umat sekarang ini)
> Agar manusia memilih yang “BENAR …. Tidak memilih yang “SALAH” (way of life)
> Agar manusia paham ATURAN dan HUKUMAN (risk) Allah … Tidak “seENAKnya” saja … ikut jalan SYETAN

……al mahdi-30 Dajjal …batsyah……siksa dunia ……kafir-mukmin…

LAHIR “”sendirian”” …… MATI juga “”sendirian”” ….. TANGGUNG JAWAB “ sendirian”

(BERTANGGUNGJAWAB …. APA yang telah DIKERJAKAN …. Tidak ada lagi TALI NASAB {keluarga/teman})

﴾ Al An’am:94 ﴿
Dan sesungguhnya kamu datang kepada Kami sendiri-sendiri sebagaimana kamu Kami ciptakan pada mulanya, dan kamu tinggalkan di belakangmu (di dunia) apa yang telah Kami karuniakan kepadamu; dan Kami tiada melihat besertamu pemberi syafa’at yang kamu anggap bahwa mereka itu sekutu-sekutu Tuhan di antara kamu. Sungguh telah terputuslah (pertalian) antara kamu dan telah lenyap daripada kamu apa yang dahulu kamu anggap (sebagai sekutu Allah).

﴾ Maryam:95 ﴿
Dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri.

﴾ Al Mu’minun:101 ﴿
Apabila sangkakala ditiup maka tidaklah ada lagi pertalian nasab di antara mereka pada hari itu, dan tidak ada pula mereka saling bertanya.

﴾ Al Muddastir:38 ﴿
Tiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya,

﴾ Al Qiyaamah:36 ﴿
Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggung jawaban)?

﴾ Al Israa’:36 ﴿
Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.
……………………………………………………………………

>>> pintu KESENANGAN dibuka Allah SWT … membuat manusia LUPA { Al An’am:44/ Al An’am:53}… lalu manusia menjadi BUTA… TULI .. dan …BISU …. {Al An’am:39} = diTIPU dunia { Al An’am:70} <<<<

﴾ Al An’am:39 ﴿
Dan orang-orang yang menDUSTAkan ayat-ayat {كَذَّبُوا۟} Kami adalah pekak/TULI {صُمٌّ}, BISU {وَبُكْمٌ} dan berada dalam gelap gulita (“PANDANGAN GELAP= BUTA/ٱلظُّلُمٰتِ”). Barangsiapa yang dikehendaki Allah (kesesatannya), niscaya disesatkan-Nya. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah (untuk diberi-Nya petunjuk), niscaya Dia menjadikan-Nya berada di atas jalan yang lurus.

﴾ Al An’am:40 ﴿
Katakanlah: “Terangkanlah kepadaku jika datang SIKSAAN / azab {عَذَابُ} Allah kepadamu, ATAU {أَوْ} datang kepadamu HARI KIAMAT {saat itu/kiamat/catastrophe/bencana besar/ٱلسَّاعَةُ}, apakah KAMU MENYERU (TUHAN) SELAIN {أَغَيْرَ} Allah; jika kamu orang-orang yang benar!”

﴾ Al An’am:44 ﴿
Maka tatkala mereka MELUPAKAN PERINGATAN yang telah diberikan kepada mereka, KAMIPUN MEMBUKAKAN SEMUA PINTU-PINTU KESENANGAN UNTUK MEREKA; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.

﴾ Al An’am:53 ﴿
Dan demikianlah telah Kami UJI {فَتَنَّا}sebahagian mereka (orang-orang KAYA) dengan sebahagian mereka (orang-orang MISKIN), supaya (orang-orang yang kaya itu) berkata: “ORANG-ORANG SEMACAM INIKAH di antara kita yang DIBERI ANUGERAH ALLAH kepada mereka?” (Allah berfirman): “Tidakkah Allah lebih mengetahui tentang orang-orang yang bersyukur (kepada-Nya)?”

﴾ Al An’am:70 ﴿
Dan TINGGALKAN LAH orang-orang yang menjadikan AGAMA mereka sebagai MAIN-MAIN dan SENDA GURAU, dan mereka telah DITIPU OLEH KEHIDUPAN DUNIA. Peringatkanlah (mereka) dengan Al-Quran itu agar masing-masing diri tidak dijerumuskan ke dalam neraka, karena perbuatannya sendiri. Tidak akan ada baginya pelindung dan tidak pula pemberi syafa’at selain daripada Allah. Dan jika ia menebus dengan segala macam tebusanpun, niscaya tidak akan diterima itu daripadanya. Mereka itulah orang-orang yang dijerumuskan ke dalam neraka. Bagi mereka (disediakan) minuman dari air yang sedang mendidih dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka dahulu.

…………………..BUTA walau punya mata yg bisa melihat ………………
﴾ Al Hajj:46 ﴿
maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada.
………………………………………………………………………..

…… PETUNJUK dan PERINGATAN bagi orang-orang yang BERFIKIR…….

<<< memang BENAR ……” peringatan” HANYA” untuk orang yang BERFIKIR … (Al Ghaafir:54) >>>

﴾ Al Ghaafir:58 ﴿
Dan tidaklah sama orang yang buta dengan orang yang melihat, dan tidaklah (pula sama) orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal saleh dengan orang-orang yang durhaka. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran.
﴾ Al Ghaafir:46 ﴿
NAR (api yang sangat PANAS) ٱلنَّارُ mereka dinampakkan يُعْرَضُونَ atasnya عَلَيْهَا pagi غُدُوًّا dan petang وَعَشِيًّا, dan pada hari وَيَوْمَ terjadinya تَقُومُ ASSAAH ٱلسَّاعَةُ (“saat itu”/Kiamat-terjemah Depag). “Masukkanlah أَدْخِلُوٓا۟ keluarga ءَالَ Fir’aun فِرْعَوْنَ sangat keras أَشَدَّ azab ٱلْعَذَابِ “.
﴾ Al Ghaafir:47 ﴿
Dan (ingatlah), ketika mereka berbantah-bantah dalam neraka, maka orang-orang yang lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri: “Sesungguhnya kami adalah pengikut-pengikutmu, maka dapatkah kamu menghindarkan dari kami sebahagian azab api neraka?”
﴾ Al Ghaafir:48 ﴿
Orang-orang yang menyombongkan diri menjawab: “Sesungguhnya kita semua sama-sama dalam neraka karena sesungguhnya Allah telah menetapkan keputusan antara hamba-hamba-(Nya)”.

﴾ Al Ghaafir:49 ﴿
Dan orang-orang yang berada dalam neraka berkata kepada penjaga-penjaga neraka Jahannam: “Mohonkanlah kepada Tuhanmu supaya Dia meringankan azab dari kami barang sehari”.
﴾ Al Ghaafir:50 ﴿
Penjaga Jahannam berkata: “Dan apakah belum datang kepada kamu rasul-rasulmu dengan membawa keterangan-keterangan?” Mereka menjawab: “Benar, sudah datang”. Penjaga-penjaga Jahannam berkata: “Berdoalah kamu”. Dan doa orang-orang kafir itu hanyalah sia-sia belaka.
﴾ Al Ghaafir:51 ﴿
Sesungguhnya Kami menolong rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi (hari kiamat),
﴾ Al Ghaafir:52 ﴿
(yaitu) hari yang tidak berguna bagi orang-orang zalim permintaan maafnya dan bagi merekalah laknat dan bagi merekalah tempat tinggal yang buruk.
﴾ Al Ghaafir:53 ﴿
Dan sesungguhnya telah Kami berikan petunjuk kepada Musa; dan Kami wariskan Taurat kepada Bani Israil,
﴾ Al Ghaafir:54 ﴿
untuk menjadi petunjuk dan peringatan bagi orang-orang yang berfikir
…………………………………………………………………………………..

Barangsiapa menjadi BUTA di akhirat … = pasti masuk NERAKA {Al Israa’:97}

buta didunia (tidak bisa melihat/menolak KEBENARAN di dunia {Al An’am:104}) …. di akhirat akan LEBIH BUTA lagi {Al Israa’:72} = masuk neraka {Al Israa’:97}

﴾ Al An’am:104 ﴿ <<< BUTA = tidak bisa melihat KEBENARAN (keterangan/ bukti nyata) dari Tuhan

Sesungguhnya telah datang dari Tuhanmu bukti-bukti بَصَآئِرُ yang terang; maka barangsiapa MELIHAT (أَبْصَرَ kebenaran itu), maka (manfaatnya) bagi dirinya sendiri; dan barangsiapa BUTA (عَمِىَ tidak melihat kebenaran itu), maka kemudharatannya kembali kepadanya. Dan aku (Muhammad) sekali-kali bukanlah pemelihara(mu

﴾ Al Israa’:97 ﴿ <<< buta di akhirat = masuk NERAKA jahanam

Dan barangsiapa yang ditunjuki Allah, dialah yang mendapat petunjuk dan barangsiapa yang Dia sesatkan maka sekali-kali kamu tidak akan mendapat penolong-penolong bagi mereka selain dari Dia. Dan Kami akan mengumpulkan mereka pada hari kiamat (diseret) atas muka mereka dalam keadaan BUTA, bisu dan pekak. Tempat kediaman mereka adalah NERAKA jahannam. Tiap-tiap kali nyala api Jahannam itu akan padam, Kami tambah lagi bagi mereka nyalanya.

﴾ Al Israa’:72 ﴿ <<<<<<,buta di dunia (tidak bisa melihat kebenaran) di dunia …. akan lebih buta lagi di akhirat

Dan barangsiapa yang BUTA (hatinya) di dunia ini, niscaya di akhirat (nanti) ia akan LEBIH BUTA (pula) dan lebih tersesat dari jalan (yang benar).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s