SEMUA AKAN ADA GANTINYA… IN-SYAA ALLAH


laranganoleh :

Ustadz Aan Chandra Thalib, حفظه الله تعالى

Puncak kemerdekaan seorang hamba adalah adalah saat ia mampu menahan diri dari apa yang diharamkan Allah, padahal jiwanya amat mencintai hal itu, namun ia meninggalkannya karena Allah semata,

Allah berfirman:

أُولَٰئِكَ الَّذِينَ امْتَحَنَ اللَّهُ قُلُوبَهُمْ لِلتَّقْوَىٰ ۚ لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَأَجْرٌ عَظِيمٌ

“Mereka itulah orang-orang yang telah diuji hatinya oleh Allah untuk bertaqwa, bagi mereka ampunan dan pahala yang besar” (QS: Al Hujurat ayat: 3)

Sahabat…
Tak perlu gusar bila harus kehilangan sesuatu di jalan Allah… Karena ada ganti untuk setiap yang engkau tinggalkan karena-Nya. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

من ترك شئ لله عوضه الله خير منه

“Barangsiapa yang meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik dari apa yang ditinggalkannya” (HR. Ahmad)

Qatadah -rahimahullah- mengatakan:

لا يقْدِرُ رَجلٌ على حَرَامٍ ثم يَدَعه ليس به إلا مخافة الله عز وجل إلا أبْدَله في عاجل الدنيا قبل الآخرة ما هو خيرٌ له من ذلك

“Tidaklah seorang laki-laki yang mampu melakukan perbuatan yang haram, kemudian dia meninggalkannya, dimana dia tidak meninggalkannya kecuali karena takut kepada Allah azza wa jalla, maka Allah akan mengganti apa yang ditinggalkannya tersebut dengan sesuatu yang lebih baik pada kehidupan dunia sebelum kehidupan akhirat.”

Iya. .. Semua ada gantinya. ..
Yusuf pernah menolak Zulaikha, lalu Allahpun menggantinya dengan kekuasaan dan wanita yang halal.

Sulaiman pernah menyembelih kudanya karena membuatnya lalai dari mengingat Allah, lalu Allahpun menggantinya dengan angin yang dapat membawanya kemana saja.

Dahulu ada seorang pedagang yang selalu memberi hutang pada orang-orang. Suatu hari dia mengatakan kepada pembantunya,

“إذا جئت مُعْسِراً، فتجاوز عنه لعل الله أن يتجاوز عنا”

“Bila engkau mendatangi orang yang sulit, maka maafkanlah dia. Mudah-mudahan Allah memaafkan kita”. Rasul bersabda: “Orang itupun menemui Allah lalu Allah mengampuninya.” (Muttafaq Alaihi)

Alangkah indahnya balasan Allah itu….

Seolah menegaskan kepada kita bahwa hidup tak selamanya berjalan menurut kalkulasi kita semata.

Repost by :
💢TEGAR DIATAS SUNNAH
Grup Sharing Kajian Islam
Silahkan berbagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s