BUNYI DALAM MULTIMEDIA


Bunyi dalam PC multimedia, khususnya pada aplikasi bidang bisnis dan game sangat bermanfaat. PC multimedia tanpa bunyi hanya disebut unimedia, bukan multimedia. Kemampuan dasar bunyi yang harus dimiliki PC multimedia antara lain:

  • Membuat dan mensintensis bunyi
  • Menangkap bunyi dari dunia luar, dari yang didengar dan dari CD (Compact Disk).
  • Mengendalikan bunyi yang dibuat dari instrument elektronik, misalnnya MIDI.
  • Memainkan kembali bunyi tersebut lewat speaker atau sejenisnnya.

Masing-masing kemampuan membutuhkan teknologi, perangkat keras, dan perangkat lunak untuk menjalankannya. Bunyi dapat ditambahakan dalam produksi multimedia melalui suara. Seperti halnya pada grafik.

Ada 3 jenis objek bunyi yang biasa digunakan dalam produksi multimedia, yakni format waveform audio, MIDI dan MP3 file. (Suryanto, 2005 : 272)

Format Waveform Audio

Waveform audio merupakan format file audio yang berbentuk digital, dapat dimanipulasi dengan perangkat lunak PC multimedia. Kualitas produksi waveform audio bergantung pada sampling rate (banyaknya sampel per detik). Waveform audio disebut juga pulse code modulator (pcm) audio. Waveform (Wav) merupakan standar untuk windows PC, meskipun demikian file wav dapat digunakan di Mac. (Suryanto, 2005 : 273)

MIDI

MIDI singkatan dari Musical Instrument Digital Interface. MIDI merupakan cara paling efisien untuk merekam waveform suatu bunyi, yang membutuhkan banyak penyimpanan, MIDI merekam performance information yang diperlukan chip suara pada komputer agar music bisa dimanikan. Misalnya ada kode-kode MIDI untuk memutar note menjadi on atau off, mengatur volume keras atau lembut, mengubah timbre atau kualitas suara, dan menyatukannya atau menambahkan efek khusus lainnya. File MIDI memiliki ekstensi .mid. Filefile MIDI ini bisa diakses secara acak hingga akurasi mencapai 1/128 detik. (Suryanto, 2005 : 275)

MP3

MP3 kependekan dari MPEG Audio Layer 3. MP3 merupakan format file audio yang menggunakan suatu codec untuk melakukang encoding (compressing) dan decoding (decompressing) suatu rekaman music. MP3 dapat memadatkan audio track dalam CD menjadi file berukuran sangat kecil dengan bandwidth lebih sedikit dan dapat ditransfer melalui internet tanpa mengurangi kualitas suara aslinya. (Suryanto, 2005 : 279)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s