INTROSPEKSI DIRI


sOleh :
Ustadz Firanda Andirja, حفظه الله تعالى

Sekedar Renungan…

Sungguh aneh seseorang yang tatkala terkena musibah, dirampas hartanya… atau terusir dari kampungnya… atau hilangnya kenikmatan yang selama ini dibanggakannya…

Lalu masih belum juga instropeksi diri atas kesalahan masa silam…

Firman Allah

وَمَا أَصَابَكُم مِّن مُّصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَن كَثِيرٍ

“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).”

Seakan-akan ayat ini tidak mencakup dirinya…

Seakan-akan justru musibah tersebut malah membuktikan imannya yang tinggi ?!!

Sungguh tatkala ia terkena musibah masih saja tersirat nuansa ujub dari dirinya,

Musibah hendaknya disambut dengan istighfar dan instropeksi diri, bukan dengan bangga dan keras kepala, masih terus bangga dengan sikapnya selama ini…

Yang hobi menjatuhkan saudara-saudaranya atau mencari-cari kesalahan saudaranya…atau memaksakan sesuatu yang bukan kesalahan sebagai suatu kesalahan, bahkan kebenaran yang ada pada suadaranya ditutup-tutupi dan digambarkan sebagai kesesatan ??

Hasad dimunculkannya dengan baju “nasehat”, dengki ditampakan dengan gaun “bernahi mungkar”

Jika ia tidak sadar dengan teguran Allah di dunia haruskah ia baru sadar jika baru ditegur di akhirat ???

(Nasehat buat penulis dan para pembaca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s